Sinopsis Land of Bad (2024)
Di perairan Sulu, Filipina selatan, berbagai kelompok ekstremis paling berbahaya di Asia Tenggara beroperasi dengan leluasa. Di tengah konflik itu, sebuah tim Delta Force Angkatan Darat Amerika Serikat dikirim dalam misi rahasia untuk mengekstraksi seorang aset CIA yang memegang informasi penting tentang Alexander Petrov, seorang pedagang senjata Rusia dan mantan agen KGB yang kini menjadi target intelijen. Tim ini terdiri dari Master Sersan John “Sugar” Sweet (Milo Ventimiglia), Sersan Bishop (Ricky Whittle), Sersan Abell (Luke Hemsworth), dan Sersan JJ Kinney (Liam Hemsworth), seorang prajurit muda Angkatan Udara yang bertugas sebagai JTAC, perwira yang bertugas mengarahkan serangan udara ke target di darat. Dari pangkalan udara di Palawan, Kapten Eddie “Reaper” Grimm (Russell Crowe), seorang pilot drone Reaper yang berpengalaman namun canggung secara sosial, bersama Staf Sersan Nia Branson (Chika Ikogwe), ditugaskan memberikan dukungan udara dari jarak jauh bagi tim di darat.
Operasi yang seharusnya berjalan cepat berubah menjadi bencana ketika tim Delta Force disergap oleh kelompok Abu Sayyaf yang dipimpin oleh Saeed Hashimi (Robert Rabiah). Dalam kekacauan baku tembak yang brutal, hampir seluruh anggota tim tewas, menyisakan Kinney sebagai satu-satunya yang masih hidup dan terdampar di tengah wilayah musuh. Dengan komunikasi terbatas dan musuh yang terus memburu, Kinney terpaksa mengandalkan satu-satunya bantuan yang masih bisa ia jangkau: Reaper, yang mengawasi medan pertempuran dari layar drone ribuan kilometer jauhnya. Reaper, yang awalnya kesulitan mendapatkan respons dari komando, kini menjadi mata dan telinga Kinney di udara, mengarahkannya melewati patroli musuh, mengoordinasikan serangan presisi, dan berusaha menuntunnya ke titik ekstraksi sebelum terlambat.
Di tengah hutan dan rawa Filipina yang ganas, Kinney harus bertahan hidup sendirian, bergerak dari satu bahaya ke bahaya lain, sementara Reaper berjuang melawan waktu, sistem, dan birokrasi militer untuk mendapatkan persetujuan serangan dan dukungan tambahan. Misi penyelamatan aset CIA yang awalnya sederhana berubah menjadi pertempuran 48 jam yang menguji batas fisik dan mental Kinney, sekaligus menguji kemampuan Reaper dalam mengoordinasikan setiap langkah dari kejauhan. Dengan setiap keputusan berpotensi menjadi yang terakhir, Kinney dan Reaper harus bekerja sama melintasi jarak dan teknologi, menghadapi musuh yang semakin dekat dan ancaman udara yang terus membayangi, sambil berusaha menemukan cara untuk keluar dari wilayah yang tak bersahabat itu sebelum semuanya berakhir.
Pemain: Liam Hemsworth, Russell Crowe, Luke Hemsworth, Milo Ventimiglia



