Sinopsis Hijack 1971 (2024)
Pada Desember 1969, sebuah pesawat penumpang Korean Air dibajak oleh agen Korea Utara dan dipaksa menyeberangi perbatasan. Tae-in (Ha Jung-woo), seorang pilot jet tempur Angkatan Udara Korea Selatan, diperintahkan untuk mencegat dan menembak jatuh pesawat tersebut apabila sempat mencapai wilayah Korea Utara. Namun Tae-in menolak menarik pelatuknya, karena dari jarak dekat ia mengenali sang kapten adalah sahabat sekaligus mentornya sendiri. Pesawat pun berhasil mencapai Korea Utara, dan Tae-in dicopot dari tugasnya serta dipecat secara tidak hormat karena dianggap pengecut dan tidak mematuhi perintah. Stigma itu melekat pada dirinya bertahun-tahun, memaksanya menanggalkan seragam militer dan beralih menjadi kopilot penerbangan sipil.
Januari 1971. Tae-in kini bertugas bersama kapten berpengalaman Gyu-sik (Sung Dong-il) pada penerbangan Fokker F27 dari Bandara Sokcho menuju Bandara Internasional Gimpo di Seoul, dengan pramugari Ok-soon (Chae Soo-bin) memandu puluhan penumpang naik ke kabin. Di antara para penumpang yang tampak biasa itu terdapat Yong-dae (Yeo Jin-goo), seorang pemuda berusia 22 tahun yang menyimpan rencana berbahaya. Tak lama setelah pesawat mengudara, Yong-dae meledakkan dua bom rakitan buatannya sendiri: satu merobek lubang di lantai kabin dan melukai beberapa penumpang beserta seorang petugas keamanan, sementara yang satu lagi menghancurkan kunci pintu kokpit. Ledakan itu mengakibatkan Gyu-sik kehilangan penglihatan sebagian besar, memaksa Tae-in mengambil alih kendali pesawat sendirian.
Yong-dae segera menerobos masuk ke kokpit dengan pisau dan satu lagi bom rakitan di tangannya, menuntut agar pesawat dibelokkan menuju Korea Utara. Motif Yong-dae bukan sekadar ideologi, ia membawa luka dan amarah yang bersumber dari penderitaan yang ia alami di tanah airnya sendiri. Di dalam kabin, kepanikan merajalela. Ok-soon berusaha menjaga ketenangan para penumpang sekaligus mencari celah untuk membantu Tae-in dari luar kokpit. Beberapa penumpang, termasuk seorang mantan polisi veteran Perang Korea, diam-diam menyusun rencana untuk melumpuhkan Yong-dae sendiri. Namun usaha itu justru berakhir kacau dan memperburuk situasi, memaksa Tae-in turun tangan agar tidak ada nyawa yang melayang secara sia-sia. Di balik kemudi, Tae-in berperang melawan waktu, terombang-ambing di antara tuntutan sang pembajak, keselamatan seluruh penumpang, dan trauma masa lalu yang belum tuntas, sementara batas antara keberanian dan kematian semakin tipis di setiap menit yang berlalu.
Pemain: Ha Jung-woo, Sung Dong-il, Chae Soo-bin



