Sinopsis Ipar Adalah Maut (2024)
Nisa (Michelle Ziudith) hidup dalam rumah tangga yang tampak harmonis bersama suaminya, Aris (Deva Mahenra), dan putri kecil mereka yang menjadi sumber kebahagiaan keluarga. Kehidupan mereka digambarkan sebagai keluarga muda yang hangat, religius, dan saling mendukung, hingga suatu ketika ibu Nisa meminta agar adik bungsunya, Rani (Davina Karamoy), tinggal sementara bersama mereka untuk melanjutkan studi di kota. Awalnya, kehadiran Rani dianggap sebagai bagian dari keluarga yang mempererat kebersamaan, karena Nisa merasa bisa menjaga adiknya sekaligus membantu meringankan kekhawatiran sang ibu. Namun, keakraban yang seharusnya menjadi hubungan kakak-adik dan ipar ini perlahan berubah arah ketika perhatian Aris mulai teralih pada Rani, dan batas-batas sopan santun dalam rumah mulai terkikis oleh godaan yang tidak disadari Nisa.
Seiring berjalannya waktu, sikap Aris berubah menjadi lebih dingin terhadap Nisa, sementara Rani mulai menunjukkan perilaku yang membuat hubungan di rumah menjadi tidak wajar. Pakaian Rani yang semakin menggoda, candaan yang melampaui batas, serta momen-momen berdua antara Aris dan Rani menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang disembunyikan dari Nisa. Ketika gelagat perselingkuhan mulai terasa, Nisa berada dalam posisi sulit antara ingin percaya pada suaminya dan tidak tega menaruh curiga pada adik kandungnya sendiri. Kecurigaan itu akhirnya memuncak ketika Nisa menemukan bukti-bukti di ponsel dan perubahan kebiasaan Aris yang tak lagi bisa ia abaikan, mengungkap hubungan terlarang yang menghancurkan pondasi rumah tangganya. Pengkhianatan ganda dari dua orang terdekatnya membuat Nisa harus menghadapi dilema antara mempertahankan keluarga demi anak, menuntut keadilan atas pengkhianatan, atau melepaskan hubungan yang telah dipenuhi luka.
Konflik yang muncul tidak hanya sebatas perselingkuhan, tetapi juga menggambarkan bagaimana retaknya kepercayaan mengubah dinamika seluruh anggota keluarga, terutama saat masa lalu, nilai agama, dan harapan masa depan saling bertabrakan. Nisa yang tadinya memandang pernikahannya sebagai ibadah dan tempat berlindung dipaksa menata ulang makna kesetiaan dan harga diri. Sementara itu, Aris terseret dalam pusaran rasa bersalah, nafsu, dan ketakutan kehilangan segalanya, sedangkan Rani dihadapkan pada konsekuensi tindakannya yang bukan hanya merusak rumah tangga kakaknya, tetapi juga memecah belah keluarga besar mereka. Di tengah badai emosi, film ini menyoroti bagaimana keputusan-keputusan kecil yang dibiarkan tumbuh tanpa dikendalikan akhirnya menjelma menjadi tragedi besar yang mengubah hidup semua pihak, dan menguji seberapa kuat seseorang mampu bangkit dari pengkhianatan sedalam itu.
Pemain: Michelle Ziudith, Deva Mahenra, Davina Karamoy
